Walikota Caroll Senduk Ikuti Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo melalui Zoom Meeting

0
83

Walikota Caroll Senduk Ikuti Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo melalui Zoom Meeting

 

Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon dibawah kepemimpinan Walikota Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. dan Wakil Walikota Wenny Lumentut, S.E mengikuti kegiatan Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian dari 17 (tujuh belas) Pintu Pengeluaran yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Agustus 2021.

 

Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian dari 17 (tujuh belas) Pintu Pengeluaran dalam rangka Merdeka Eksport 2021 oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, yang dilaksanakan untuk menyambut peringatan HUT RI ke-76, diikuti oleh Walikota Caroll Joram Azarias Senduk, SH. secara Zoom Meeting dari Ruang Kerja di Kediaman Walikota pada Sabtu, 14 Agustus 2021.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan program Merdeka Ekspor yang ditandai dengan pelepasan eksport produk-produk pertanian senilai Rp. 7,29 triliun dari 17 pintu pelabuhan/bandara di 17 Provinsi di Indonesia secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, peternak, pekebun, pelaku usaha agribisnis, dan pemangku kepentingan pertanian yang selama masa pandemi telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan berhasil meningkatkan ekspor produk-produk pertanian di dalam negeri.

“Memberikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani, peternak, pekebun, pelaku usaha agribisnis, dan pemangku kepentingan pertanian yang selama masa pandemi telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan berhasil meningkatkan ekspor produk-produk pertanian di dalam negeri”, ungkap Presiden Jokowi.

Lanjutnya, “Sektor pertanian adalah salah satu sektor yang mampu bertahan dari hantaman pandemi. Ekspor pertanian di tahun 2020 mencapai Rp. 451,8 triliun naik 15,79% dibandingkan tahun 2019 yang angkanya Rp. 390,16 triliun.

Dan, pada Semester I-2021 dari Januari sampai dengan Juli 2021, ekspor mencapai Rp. 282,86 triliun naik 14,05% dibandingkan periode yang sama tahun 2020, yaitu sebesar Rp. 202,05 triliun”, ujar Presiden Jokowi.

Salah satu produk ekspor yang dilepas adalah beras ke Arab Saudi. Masih ada juga ekspor daging ayam potong ke Jepang, Timor Leste, Qatar serta Uni Emirat Arab.

Pasar dalam negeri dan luar negeri harus terus kita perkuat. Didalam Negeri harus kita ajak masyarakat untuk mencintai dan membeli hasil-hasil pertanian kita sendiri dan mengkonsumsi pangan yang sehat, produksi bangsa kita sendiri.

Sedangkan untuk pasar luar negeri juga digarap intensif dan terintegrasi, terpadu dan mulai masuk ke pasar-pasar negara non-tradisional.

Ini kesempatan kita, momementum yang sangat baik saat pandemi ini sehingga potensi pasar makin meluas”, ungkap Presiden Jokowi yang juga meminta para Gubernur, Bupati dan Walikota untuk menggali potensi ekspor pertanian di daerah masing-masing.

 

Dalam acara yang dinamakan “Pelepasan Merdeka Ekspor Pertanian 2021” itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, “Produk ekspor ini merupakan produk dari 341 Kabupaten dan Kota di Indonesia. Ekspor ini serentak dilakukan di 17 pintu masuk RI dengan total berat produk mencapai 627,4 juta ton.

Ekspor yang dilepas hari ini adalah 627,4 juta ton dengan nilai 7,29 T meliputi perkebunan 564,6 juta ton, produk pangan 4,3 juta ton, produk hortikultura sebanyak 7,2 juta ton, peternakan 4 juta ton dan beberapa komoditas lainnya”, ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melaporkan.

Lanjut dikatakannya, “Kinerja ekspor pertanian Indonesia saat ini sedang meningkat pesat. Sektor pertanian masih bisa tetap kuat dalam suasana pandemi Covid-19 ini.

Pada Januari hingga Juni 2021 nilai ekspor menembus Rp. 277,95 triliun, meningkat 40,29% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Kementerian Pertanian akan melakukan beberapa akselerasi ekspor produk pertanian. Diharapkan nantinya pada 2024 mendatang ekspor pertanian RI berlipat ganda hingga 3 kali nilai hari ini.
Dalam mewujudkan hal itu, kami akan berusaha mengembangkan beberapa produk yang potensial.

Selama ini ekspor produk tani masih dominasi kelapa sawit.

Kami saat ini sedang berusaha untuk mendorong ekspor produk pertanian selain kelapa sawit seperti porang, sarang walet, lipan, maggot, serta yang lain.
Salah satu produk ekspor yang dilepas adalah beras ke Arab Saudi. Masih ada juga ekspor daging ayam potong ke Jepang, Timor Leste, Qatar serta Uni Emirat Arab”, ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

 

(bri)

Leave a reply