Rapat Fasilitasi Dukungan Sekretariat Bawaslu Sulut Bersama Stakeholder dalam Pengawasan Tahapan Masa Tenang Pemilu 2024

0
45

Minut – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Fasilitasi Dukungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulut bersama Stakeholder dalam Pengawasan Tahapan Masa Tenang Pemilihan Umum Tahun 2024, yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Manado, selama 3 hari, 11-13 Februari 2024.

Rapat Fasilitasi Dukungan Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulut bersama Stakeholder dalam Pengawasan Tahapan Masa Tenang Pemilihan Umum Tahun 2024, dibuka langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dr Ardiles Mewoh didampingi kepala Sekretariat Aldrin Christian.

Ardiles Mewoh mengatakan, “Provinsi Sulut di masa awal tahapan dimulai itu diberikan predikat Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) peringkat 2 se-Indonesia. Makanya saat ini kami terus melakukan edukasi, melakukan himbauan-himbauan dan juga sosialisasi kepada berbagai elemen masyarakat. Bersyukur sampai saat ini Sulut tetap aman dan semoga sampai pemilu nanti Sulut tetap terjaga dan kondusif”, ujar Ardiles Mewoh.

Lanjut dikatakannya, “Bawaslu perlu banyak dukungan dari semua masyarakat tentunya. Pemilu di Indonesia dihari yang sama melakukan pencoblosan adalah yang terbesar diseluruh dunia. Jumlah TPS di Sulut 8.240 jadi total pengawas pemilu di Sulut itu hanya sekitaran 10.000-an mau mengawasi Pemilu yang melibatkan sekitaran 1,9 juta pemilih, maka dari itu kita butuh dukungan dari semua pihak. Peran Partisipatif masyarakat sangat penting

Karena itu, semakin banyak orang yang terlibat berpatisipasi aktif semakin banyak pengawasan Bawaslu. Sayangnya kita sebagian orang hanya berpartisipasi di pemungutan suara, sibuk dengan pekerjaan. Padahal pemilu itu tidak hanya berpartisipasi di TPS tapi yaitu partisipasi di semuanya.
Banyak hal yang bisa kita libatkan diri termasuk pastisipasi Pemilu, kami Bawaslu tidak bosan untuk melibatkan semua pihak, untuk merangsang semua stakeholder supaya turut melakukan pengawasan, saling mengawasi”, ujar Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Dr. Ardiles Mewoh didampingi kepala Sekretariat Aldrin Christian.

(enol)