celebestoday.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) secara resmi memulai tahapan Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Serentak Tahun 2026. Peluncuran sekaligus pelantikan Panitia Daerah dilakukan Bupati Minahasa Utara Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, Selasa (18/08/2026) di Atrium Kantor Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda memberikan peringatan tegas kepada seluruh panitia agar mengawal proses Pilhut secara objektif, transparan, dan bebas dari kepentingan politik maupun titipan pihak tertentu.
“Tidak ada titipan-titipan, tidak ada keberpihakan. Semua kita laksanakan secara demokratis,” tegas Joune Ganda.
Bupati menekankan panitia wajib berpegang pada prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Menurutnya, prinsip tersebut menjadi fondasi agar pemilihan hukum tua benar-benar mencerminkan kehendak masyarakat desa.
Struktur Panitia Daerah dibentuk melibatkan lintas sektor. Selain unsur Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, panitia juga menggandeng TNI, Polri, dan Kejaksaan.
Dari unsur pemerintah daerah, sejumlah perangkat daerah turut dilibatkan termasuk Dinas Kesehatan dan RSUD Maria Walanda Maramis.
“Keterlibatan berbagai stakeholder ini diharapkan memperkuat koordinasi sekaligus pengawasan sejak tahapan awal hingga proses pemilihan berakhir,” ujar Joune Ganda.
Joune Ganda mengingatkan agar panitia tidak menganggap remeh setiap tahapan. Kelalaian dalam menjalankan tugas berpotensi menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Ia meminta panitia bekerja cermat mulai dari proses pendaftaran, pendataan, hingga pemeriksaan persyaratan dan kualifikasi calon.
“Panitia harus mampu menyusun strategi pada saat pendaftaran sampai pada saat pendataan dan mengecek persyaratan kualifikasi. Tidak perlu berpikir macam-macam. Kita melaksanakan sesuai aturan saja,” ujarnya.
Bupati juga menilai dinamika Pilhut berpotensi meningkat saat tahapan pendaftaran calon dimulai. Karena itu koordinasi dan strategi matang harus disiapkan sejak dini.
“Proses ini dilaksanakan oleh panitia yang betul-betul tidak ada beban atau tidak ada intrik dan trik di dalamnya. Ini sangat penting untuk saya ingatkan,” katanya.
Pemkab Minut menargetkan seluruh rangkaian Pilhut Serentak 2026 dapat dituntaskan hingga Desember mendatang.
Diketahui, dari 64 desa yang akan menggelar Pilhut, 4 desa diantaranya merupakan pemilihan antar waktu atau PAW.
“Semoga bisa melaksanakan pemilihan hukum tua serentak tahun 2026 ini dengan baik sampai selesai. Sehingga masyarakat juga akan bergembira karena mendapatkan pemimpin di desa yang sesuai dengan aspirasi dan keinginan masyarakat,” tandas Joune Ganda. (**)
