Minut – Mensejahterakan masyarakat adalah tujuan utama dari berbagai program pemerintah, termasuk penggerakan dan pelayanan KB MKJP gratis di Puskesmas-Puskesmas yang ada Kabupaten Minahasa Utara. Dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap metode kontrasepsi yang efektif dan aman, program ini dapat membantu mengurangi angka kehamilan yang tidak diinginkan, meningkatkan kesehatan reproduksi, memperkuat keluarga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melaksanakan Penggerakan dan Pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Gratis, kali ini di Puskesmas Kauditan, Kecamatan Kauditan, pada Senin, 02 Juni 2025.
Kepala Bidang KB dan Pro, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Meyvi Johana Tuegeh, M.Kes., mewakili Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Minahasa Utara, dr. Jane Symons, M.Kes. mengatakan, “Tujuan Penggerakan dan pelayanan KB MKJP adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyakat juga tentunya sebagai pengendalikan jumlah penduduk, untuk mengurangi angka kehamilan tidak diinginkan, menjaga keselamatan ibu dan anak serta meningkatkan Kesehatan Reproduksi”, jelas Kepala Bidang KB dan Pro, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Meyvi Johana Tuegeh, M.Kes.
“Penggerakan dan pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) gratis menunjang program Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Minahasa Utara Kevin William Lotulung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kesehatan ibu dan anak dengan menyediakan akses pelayanan KB yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.
Jadi, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Minahasa Utara dapat memperoleh akses pelayanan KB yang berkualitas dan terjangkau, sehingga dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak dan masyarakat dapat memperoleh manfaat yang besar dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga untuk menunjang program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat”, jelas Kepala Bidang KB dan Pro, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Meyvi Johana Tuegeh, M.Kes.(**)
