Wakil Bupati Minahasa Utara, Kevin W. Lotulung, SH., MH., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) tingkat Kabupaten di Desa Tontalete, Kecamatan Kema, pada Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Brigjen. Pol. Herry Wiyanto, SH., Inspektur Wilayah II KemendukBangga/BKKBN RI, dengan Nara sumber Ridwan Fadjri Nur, SE., M.Si Direktorat Bina Masyarakat dan dr. Jeanny Yola Winokan, MAP Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara melalui zoom meeting.
Brigjen Pol. Herry Wiyanto, SH., menekankan pentingnya kerja sama dalam mencegah stunting. “Masalah stunting perlu kita lakukan bersama-sama dengan melakukan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat,” ujarnya. Ia juga menyarankan beberapa cara untuk mencegah stunting, seperti edukasi, makanan bergizi, rumah layak huni, dan sanitasi yang baik.
Ridwan Fadjri Nur, SE., M.Si., Direktorat Bina Masyarakat dalam penyampaiannya mengatakan, “Program Bangga Kencana. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat melalui pendekatan keluarga berencana dan pembangunan keluarga.
Dengan mekanisme program yang terstruktur, yaitu Pengidentifikasian Sasaran, Pengumpulan Data, Perencanaan Program, Pelaksanaan Program, Pengawasan dan Evaluasi, Penguatan Kapasitas, serta Kerja Sama dan Koordinasi, kita dapat bekerja sama untuk menciptakan keluarga yang sejahtera dan masyarakat yang berkualitas.
Saya berharap kita dapat terus bersinergi dan berinovasi untuk mencapai tujuan bersama. Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, kita dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat, serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia”, ujar Ridwan Fadjri Nur, SE., M.Si., Direktorat Bina Masyarakat.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, dr. Jeanny Yola Winokan, MAP. mengatakan, “Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi aktif dalam acara ini. Sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, saya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Utara melalui program-program kependudukan dan keluarga berencana.
Program-program seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mengurangi angka stunting di Sulawesi Utara.
Saya berharap kita dapat bekerja sama dan bersinergi dalam menjalankan program-program ini, sehingga kita dapat mencapai tujuan bersama untuk menciptakan masyarakat Sulawesi Utara yang lebih sejahtera dan berkualitas”, ujar dr. Jeanny Yola Winokan, MAP.


Wakil Bupati Kevin W. Lotulung menyebutkan bahwa Kabupaten Minahasa Utara mengalami kenaikan angka stunting dari 10,8% menjadi 18,8%. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah kabupaten telah melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait dan turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi di kecamatan-kecamatan.
“Sejak mengikuti rakor percepatan penurunan stunting di provinsi, diketahui Kabupaten Minahasa Utara mengalami kenaikan angka stunting dari 10,8% meningkat menjadi 18,8%, kami langsung melakukan rapat koordinasi di tingkat kabupaten bersama stake Holder dan berkoordinasi, turun langsung dan melihat di kecamatan ataupun titik-titik yang mengalami kenaikan dan langsung memberikan bantuan berupa beras dan makanan tambahan”, ujar Wakil Bupati Kevin W. Lotulung.

Kepala Dinas PPKB, dr. Jane Symons, M.Kes., melaporkan bahwa jumlah balita stunting di Kabupaten Minahasa Utara saat ini adalah 152 anak. Ia juga menyebutkan bahwa Wakil Bupati Kevin W. Lotulung telah turun langsung memberikan bantuan kepada anak-anak yang terdata stunting sebagai bagian dari program pemerintah untuk mengatasi stunting.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Rakor TP3S ini dihadiri oleh Asisten I Umbase Mayuntu, Camat Kauditan, Camat Kema, Camat Kalawat, Camat Dimembe, Camat Airmadidi, dan Kepala Puskesmas Kema, yang melaporkan program Bangga Kencana di kecamatan masing-masing. Dengan kerja sama dan komitmen bersama, diharapkan program percepatan pencegahan dan penurunan stunting dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Minahasa Utara.
Rakor dihadiri juga oleh Sekretaris DPPKB Minut, dr. Debby Montung, M.Kes.Kepala Bidang KSPK Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Keluarga, Helena Karundeng, SE., MAP. dan para Hukum Tua dari Kecamatan Kauditan, Kecamatan Kema, Kecamatan Kalawat, Kecamatan Dimembe dan Kecamatan Airmadidi. (enol)
