Sport Tourism Digalakkan, Desa Wisata Tumaluntung Gelar Fun Run 5K

Minut – Pemerintah Desa Wisata Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Hukum Tua Richard Stevanus Kamagi, S.H. terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Fun Run 5K yang digelar Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini digagas sebagai upaya mempromosikan potensi alam, budaya, dan keramahan warga Desa Wisata Tumaluntung kepada wisatawan lokal maupun luar daerah.

“Kami ingin menjadikan Desa Wisata Tumaluntung sebagai destinasi yang tidak hanya indah, tetapi juga sehat dan aktif. Fun Run 5K ini adalah salah satu cara kami mengajak masyarakat dan wisatawan menikmati suasana desa, menikmati pemandangan terbenamnya matahari sambil berolahraga,” ujar Hukum Tua Richard Kamagi.

Fun Run 5K mengambil titik start dan finish di Mataluntung Coffee, Desa Wisata Tumaluntung. Kegiatan ini diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja, hingga komunitas lari di Minahasa Utara.

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat desa melalui keterlibatan pelaku UMKM di lokasi kegiatan.

Hukum Tua Richard Kamagi menegaskan, Fun Run 5K merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan. Ke depan, Desa Wisata Tumaluntung akan rutin menggelar event olahraga, budaya, dan edukasi lingkungan.

“Kami didukung penuh oleh masyarakat. Harapan kami, melalui kegiatan positif seperti Fun Run 5K ini, nama Desa Wisata Tumaluntung semakin dikenal dan menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Minahasa Utara,” pungkasnya.

Kabag Pemerintahan Minahasa Utara, Sefferson Sumampouw, SSTP., SIP., M.Si, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Pemerintah Desa Wisata Tumaluntung.

“Kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci untuk memajukan desa wisata di Minut,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimeriahkan dengan panggung seni yang menampilkan pertunjukan musik kolintang modern, live music performance, mini exhibition produk UMKM Desa Tumaluntung, hingga tarian tradisional. (enol)