Serahkan Bantuan Kepada 9 Kelompok Wanita Tani, Bupati Joune Ganda : Membantu Mengurangi Stunting

0
119

Bupati Joune Ganda di dampingi Wakil Bupati Kevin W Lotulung saat menyerahkan bantuan kepada 9 kelompok wanita tani.

 

Minut – Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung  menghadiri langsung kegiatan penyerahan bantuan Pemerintah Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) kepada kelompok wanita tani dari Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian RI melalui Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Utara bekerja sama dengan Dinas Pangan Minut kepada  9 kelompok Wanita Tani di Kabupaten Minahasa Utara pada Jumat, 19 Maret 2021.

“Kegiatan ini bentuk Sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pangan Minut memberikan bantuan, bantuan ini jangan disalah gunakan, Jangan di belikan motor ya! Bantuan ini untuk pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi terutama desa-desa yang Lotus Stunting, untuk mengurangi stunting di Kabupaten Minahasa Utara”, ujar Bupati Joune Ganda

Kadis Pangan Ir. Johana Manua saat melaporkan kegiatan penyerahan bantuan kelompok wanita tani

Lanjutnya, “Bantuan ini ada tujuannya untuk pemanfaatan pekarangan  agar  dalam kelompok saling membantu memanfatkan lingkungan untuk bercocok tanam dan di gunakan untuk bercocok tanam tanaman holtikultura, tanam tanaman yang bisa memenuhi kebutuhan makanan yang sehari-hari kita konsumsi”, jelas Bupati JG.

Bupati Joune Ganda menambahkan, “Ini bantuan di berikan Pemerintah Pusat karena Kabupaten Minut masih ada Stunting, tujuan dari bantuan ini hasilnya untuk di konsumsi dan untuk di jual dan nantinya di belikan susu, beli daging dan belikan makanan yang bergizi untuk kebutuhan anak, dan kelompok jadi harus tahu manfaat bantuan ini.

Bupati Joune Ganda di dampingi Wakil Bupati Kevin W Lotulung, Sekda Jemmy Kuhu, Asisten 2 Alan Mingkid dan staf ahli saat foto bersama dengan kelompok wanita tani dan Kepala Dinas pangan Johana Manua

 

Kami Pemerintah akan berusaha menambah jumlah bantuan tetapi bantuan stunting ini tidak terus menerus dan kami akan cek dan evaluasi, bagi kelompok wanita tani  yang menyalahgunakan bantuan ini tidak akan rekomendasi lagi untuk bantuan selanjutnya, karena  bantuan berkelanjutan dan terus menerus, dan nantinya bantuannya berbentuk lain misalnya pengembangan usaha, pemberdayaan perempuan  asalkan bantuan stunting ini sudah selesai”, jelas Bupati Joune Ganda

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Pangan Minut Ir. Johana Manua mengatakan, “Kegiatan ini untuk mendukung apa yang menjadi visi misi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W Lotulung dalam melakukan intervensi penurunan Stunting dan penanganan daerah rentan rawan pangan dan pemantapan ketahanan pangan di Kabupaten Minut”, ujarnya.

Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Jansen Jimmy Matheos, SE.MM menjelaskan, “Kegiatan P2L tahun 2021 ini telah melalui tahap identifikasi dan telah diverifikasi oleh Dinas Pangan Provinsi Sulut, P2L terdi dari 3 tahap, tahap pertama penumbuhan, tahap kedua pengembangan, tahap kemandirian dan bantuan ini telah di salurkan kepada 9 kelompok wanita tani melalui rekening Bank BRI yang terdiri dari 5 kelompok tahap penumbuhan Desa Ponto, Desa Bahoi, Desa Sonsilo, Desa Kaasar dan Desa Tumaluntung. Sedangkan 4 desa Tahap pengembangan, Desa Minaesa, Desa Warisa, Desa Likupang Kampung Ambon, Desa Kokoleh I. dan 7 desa yang termasuk Lokus Stunting, Desa Ponto, Bahoi, Sonsilo, Kaasar, Minaesa, Warisa Kampung Baru dan  Desa Likupang Kampung Ambon . Sedangkan desa kategori pemantapan ketahanan pangan terdiri dari 2 desa, Desa Kokoleh I dan Desa Tumulantung”, jelasnya.

Ikut hadir dalam kegiatan ini Sekda Jemmy Hengky Kuhu, Asisten 2 Alan Mingkid dan staf Ahli.

(redb)

Leave a reply