Minut – Komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam meningkatkan mutu pendidikan kembali ditegaskan melalui pemantauan langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2026. Sekda Novly Wowiling didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara, Jofieta Supit, turun ke lapangan memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur pada Senin (20/04/2026).

Dalam kunjungannya ke SDN 1 Airmadidi, Sekda Novly Wowiling menjelaskan bahwa TKA merupakan instrumen penting untuk mengukur capaian mutu pendidikan di jenjang dasar. “TKA bertujuan mengukur mutu pendidikan, mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Kegiatan ini menekankan kejujuran dan menjadi dasar pemetaan akademik bagi siswa kelas VI sebelum melanjutkan ke jenjang selanjutnya,” tegas Sekda Novly Wowiling didampingi Kadis Jofieta Supit.
Ia menambahkan, kehadirannya bertujuan memastikan tidak ada kendala teknis maupun non-teknis yang dapat menghambat peserta didik. Dari hasil pemantauan, proses ujian di hari pertama terpantau tertib, aman, dan didukung oleh infrastruktur teknologi yang memadai, termasuk kestabilan jaringan internet dan ketersediaan perangkat laptop bagi peserta.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SDN 1 Airmadidi, Femmy Adel Padoma, menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap sektor pendidikan. “Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung yang terus memperhatikan dan mendukung penuh dunia pendidikan, khususnya dalam pelaksanaan TKA tahun ajaran 2026 ini,” ungkap Kepsek Femmy Adel Padoma.
Femmy Adel Padoma memaparkan bahwa pihak sekolah telah melakukan persiapan matang sejak empat bulan terakhir. Persiapan tersebut meliputi bimbingan intensif, latihan soal-soal berbasis numerasi dan literasi, serta penyediaan referensi buku yang relevan untuk membekali siswa. “Kami tidak ingin siswa sekadar ikut ujian. Target kami adalah mereka memahami konsep, percaya diri, dan menjunjung tinggi nilai kejujuran selama tes berlangsung,” jelasnya.
Terkait teknis pelaksanaan, Femmy Adel Padoma merinci bahwa TKA di SDN 1 Airmadidi diikuti oleh 73 siswa, dengan komposisi 32 siswa laki-laki dan 41 siswa perempuan. Untuk efektivitas dan kenyamanan peserta, ujian dibagi ke dalam 4 sesi dengan sistem bergiliran. Adapun pada hari pertama, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika Numerasi yang dilaksanakan secara digital menggunakan fasilitas laptop milik sekolah.
“Puji Tuhan, di hari pertama semua berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Tidak ada gangguan jaringan, seluruh peserta dapat mengikuti TKA dengan tenang dan fokus. Ini berkat kerja sama seluruh dewan guru, proktor, teknisi, dan dukungan orang tua siswa,” tutup Kepsek Femmy Adel Padoma.
Pelaksanaan TKA tingkat SD di Kabupaten Minahasa Utara dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan materi ujian yang berbeda sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan. (enol)
