Minut – Empat Putra-Putri Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Raih Kesuksesan sebagai Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Badan Gizi Nasional (BGN)
Sabtu, 12 Juli 2025, empat putra-putri Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan, yaitu Brian G. Welong, Feli Viona Pusung, Meysi Dompas dan Engji Kandio telah menyelesaikan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial sebagai bagian dari Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Badan Gizi Nasional (BGN).
Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan KOMCAD SPPI Batch-3 Tahun 2025 digelar di Mako Rindam XIII Merdeka.
Program SPPI ini dirancang untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia, khususnya di bidang pemenuhan gizi Nasional.
Sebagai bagian dari SPPI, mereka akan memiliki kesempatan untuk mengemban amanah menjadi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Indonesia, pengembangan diri mengikuti pelatihan komprehensif, termasuk pelatihan dasar kemiliteran dan pengembangan keterampilan manajerial dan kontribusi nyata berkontribusi langsung pada program strategis nasional di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional.
Dengan pendekatan multidisiplin, program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kebijakan berbasis keilmuan.
Keberhasilan empat orang putra-putri desa Tumaluntung dalam menjadi bagian dari SPPI BGN menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
Selamat kepada Brian G. Welong, Feli Viona Pusung, Meysi Dompas dan Engji Kandio atas pencapaian yang membanggakan ini! Semoga mereka dapat menjadi agen perubahan yang positif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
