Pekan Budaya Tonsea Sukses digelar, Bupati Joune Ganda Apresiasi Pelaksanaan Kegiatan

Minut – Dalam rangka HUT ke-22 Kabupaten Minahasa Utara, Dinas Pariwisata Minut menggelar Pekan Budaya Tonsea yang berlangsung dari 15 hingga 20 November 2025 di Taman Sutan Raja Hotel Maumbi. Bupati Joune Ganda menghadiri langsung dan menutup kegiatan Pekan Budaya Tonsea Tahun 2025, pada Kamis (20/11/25).

Dalam penyampaiannya, Bupati Joune Ganda mengapresiasi pelaksanaan Pekan Budaya Tonsea yang digelar Dinas Pariwisata. “Apresiasi kepada pihak penyelenggara yang disupport langsung oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, melalui Dinas Pariwisata yang dikepalai oleh Kadis Femmy Pangkerego, dan kita tahu semua, Kadis ini ‘Tonsea sekali’,” kata Bupati Joune Ganda.

Bupati Joune Ganda juga menekankan pentingnya melestarikan budaya Tonsea agar tidak hilang ditelan jaman. “Kegiatan ini harus dilestarikan agar supaya anak cucu kita tahu dan meneruskannya,” ujarnya.

Pekan Budaya Tonsea ini diharapkan menjadi awal bagi pelaksanaan kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang. Bupati Joune Ganda juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, pendukung, dan majelis adat yang telah berkontribusi. “Mereka adalah orang-orang luar biasa yang menunjukkan bagaimana kita harus merawat dan melestarikan Budaya Tonsea,” katanya.

Bupati Joune Ganda juga berharap bahwa Pekan Budaya Tonsea ini dapat menjadi contoh bagi pelestarian budaya di Kabupaten Minahasa Utara. “Kita harus menjaga dan melestarikan budaya kita, agar tidak lekang oleh waktu dan tidak hilang ditelan jaman. Ini akan menjadi suatu kebanggaan bagi kita yang nanti akan kita wariskan kepada anak cucu kita, bahwa ini adalah warisan budaya yang berharga,” ujarnya.

Kegiatan Pekan Budaya Tonsea Tahun 2025 ini diisi dengan berbagai acara, seperti pertunjukan musik, tarian tradisional, pameran kuliner, dan lain-lain. Acara ini dihadiri oleh masyarakat Minahasa Utara dan tamu undangan lainnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata mengatakan, “Pekan Budaya Tonsea ini bertujuan untuk mengangkat dan melestarikan budaya-budaya yang ada di Tanah Tonsea. Kami ingin menunjukkan bahwa budaya kita sangat kaya dan beragam, dan perlu kita jaga agar tidak hilang ditelan jaman.

Event ini juga mendukung visi dan misi Bapak Bupati dalam memajukan dunia pariwisata di Minahasa Utara. Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah kita.

Kegiatan Pekan Budaya Tonsea ini berlangsung dari tanggal 15-20 November 2025 dan menampilkan berbagai lomba, seperti Lomba Mainan anak-anak, Tonsea Idol, Lomba Line Dance Lagu Tonsea, Lomba Tari Kabasaran, Lomba Kolintang, Lomba Tari Tumatenden, dan lain-lain. Kami mengundang semua masyarakat untuk datang dan menyaksikan kegiatan ini”, ujar Kepala Dinas Pariwisata Femmy Pangkerego.

Penutupan Pekan Budaya Tonsea dihadiri oleh Sekda Novly Wowiling dan Kepala Kepala OPD-OPD.