KM Barcelona V Terbakar, Muncul Dugaan Sabotase

Sulut – Terbakarnya KM Barcelona V di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Kapal yang mengangkut 280 penumpang dari Talaud menuju Manado ini mengalami kebakaran pada 20 Juli 2025, menyebabkan tiga penumpang meninggal dunia.

Penyelidikan polisi telah menetapkan nakhoda KM Barcelona V, IB, sebagai tersangka dalam insiden kebakaran tersebut. Penetapan tersangka ini berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan oleh penyidik, yang menemukan dua pelanggaran serius: jumlah penumpang yang tidak sesuai dengan manifes dan tidak diterapkannya prosedur operasional standar saat kapal mengalami kebakaran.

Masyarakat dan penumpang yang selamat mendesak agar aparat kepolisian mengusut tuntas motif kebakaran kapal, termasuk dugaan sabotase. Dugaan ini muncul karena sumber api yang diduga berasal dari dek 3, kamar 33, dan ada laporan bahwa penghuni kamar tersebut keluar dari kamar sambil mengatakan kamarnya terbakar, namun api di kamar tersebut sudah padam sambil mengunci kamarnya.

Fernando Palengkahu, warga Kepulauan Talaud, juga meminta agar aparat kepolisian mendalami motif terjadinya kebakaran, apakah ada unsur kesengajaan atau faktor teknis. Sebab selama bertahun-tahun menggunakan jasa transportasi ini, KM Barcelona menurutnya sangat ketat dalam memperhatikan kesiapan kapal untuk berlayar guna menjamin keselamatan para penumpang.

“Memang kecelakaan atau musibah dilaut tidak ada yang menginginkan, namun dalam kasus ini, aparat kepolisian perlu mendalami motif terjadinya kebakaran. Apakah ada unsur kesengajaan atau memang faktor teknis”, ujar Palengkahu.

Ia menambahkan, musibah dalam pelayaran bisa terjadi kapan saja, namun ia berharap kasus ini dapat dikembangkan sehingga motif terjadinya kebakaran yang diduga berasal dari salah satu kamar penumpang bisa terungkap. (**)