Minut – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Minahasa Utara menyelenggarakan kegiatan Konseling Satyagatra, bertempat di Balai Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Talawaan, pada Senin, 07 Juli 2025.
Kepala Dinas DPPKB Minut, dr.Jane Symons, M.Kes., diwakili oleh Kepala Bidang KSPK Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Keluarga, Helena Karundeng, SE., MAP., mengatakan, “Dukung Keluarga Berkualitas, DPPKB Minut Hadirkan Layanan Satyagatra. Konseling Satyagatra ini bertujuan untuk membantu keluarga dalam membangun dan memelihara hubungan yang harmonis, serta meningkatkan kualitas hidup keluarga”, ujar Kepala Bidang Helena Karundeng.

Lanjut dikatakannya, “Konseling Satyagatra ini merupakan salah satu upaya DPPKB Minut untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga di Kabupaten Minahasa Utara yang menyediakan berbagai layanan konseling keluarga sejahtera, termasuk konsultasi dan konseling untuk keluarga dengan balita dan anak, remaja, pranikah, keluarga berencana, kesehatan reproduksi, lansia, serta pembinaan usaha ekonomi keluarga.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bantuan dan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan dengan adanya dukungan dan bantuan yang tepat, diharapkan keluarga-keluarga di Kecamatan Talawaan dapat mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan yang lebih baik”, ujar Kabid Helena Karundeng.

“Mengapresiasi masyarakat yang menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mendatangi Balai KB Talawaan untuk mendapatkan layanan konseling Satyagatra. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bantuan dan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga”, tukas Kepala Bidang KSPK Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Keluarga, Helena Karundeng, SE., MAP.
Peserta Satyagatra juga sda yang dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat, yaitu Puskesmas Talawaan, Puskesmas yang siap memberikan layanan kesehatan lanjutan kepada peserta Satyagatra, untuk mendapatkan layanan lebih lanjut.
Dengan kolaborasi antara DPPKB Minut dan Puskesmas Talawaan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses kesehatan yang lebih baik dan komprehensif.(**)
