Celebestoday.id- Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda menghadiri langsung Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Minahasa Utara Tahun Anggaran 2026.
Dalam rapat paripurna tersebut, seluruh fraksi di DPRD Minahasa Utara menyatakan persetujuan terhadap Ranperda APBD-P 2026, Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II Ranperda Perubahan APBD 2026 tersebut dipimpin Ketua DPRD Minut Vonny Adel Rumimpunu, didampingi Wakil Ketua I Edwin Maurits Nelwan dan Wakil Ketua II Cynthia Imelda Erkles.
Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Minut serta semua pihak yang telah memberikan kontribusi selama proses pembahasan.
“Setelah persetujuan bersama terhadap Ranperda APBD-P tahun 2026, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menindaklanjuti secara konsisten, disiplin dan bertanggung jawab sesuai dengan perundang-undangan,” kata Bupati Joune Ganda saat menyampaikan pandangan akhir dalam rapat paripurna, Sabtu, 19 September 2026.
Bupati menegaskan, persetujuan ini menjadi momen penting bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk bergerak cepat menyelesaikan sisa program dan tanggung jawab di tahun 2026.
“Semua fraksi sudah menyetujui apa yang sudah kami sampaikan dalam Ranperda APBD-P tahun anggaran 2026. Tentunya ini momen sangat penting, dengan adanya penetapan ini pemerintah akan bergerak cepat untuk menyelesaikan sisa tanggung jawab kita di tahun 2026,” ujar Joune Ganda.
Ia menjelaskan, perubahan APBD terjadi karena adanya alokasi anggaran yang berubah dan adanya tambahan anggaran yang diterima Pemkab Minut yang kemudian diakomodir dalam APBD-P.
Dengan disetujuinya APBD-P tersebut, Pemkab Minut akan melaksanakan program-program strategis hingga akhir tahun 2026.
Usai mengikuti rapat paripurna, Bupati Joune Ganda mengatakan kepada awak media bahwa ia menyoroti tambahan anggaran untuk penanganan bencana, khususnya dalam mengantisipasi ancaman El Nino, kebakaran lahan, dan kekeringan.
“Berharap program-program ini akan berjalan lancar dan tidak terkecuali ada tambahan dalam penanganan bencana El Nino, kebakaran dan ancaman kekeringan. Pemkab Minut akan memberikan bantuan seoptimal mungkin untuk masyarakat, termasuk bantuan air bersih bagi masyarakat kita yang ada di kepulauan, dan ini menjadi tanggung jawab kita semua,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Joune Ganda turut menghimbau kepada seluruh masyarakat Minahasa Utara untuk saling mengontrol dan tidak melakukan pembakaran lahan yang tidak terkontrol.
“Jangan ada upaya-upaya pembakaran lahan yang tidak terkontrol sehingga menimbulkan api yang sangat besar dan ini sangat membahayakan. Ini sangat menguras energi dan anggaran. Pemkab Minut terus berusaha melindungi masyarakat sekaligus membantu masyarakat yang kebutuhannya sudah mendesak,” tutupnya. (enol)
