Minut – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup keluarga dan mempercepat penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menggelar pertemuan Kelompok Kerja (Pokja) Kampung Keluarga Berkualitas di Desa Bahoi, Kecamatan Likupang Barat, pada 06 Oktober 2025.

Pertemuan ini menjadi wadah untuk membahas strategi dan rencana aksi meningkatkan kualitas keluarga di Desa Bahoi. Peserta juga berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang program-program efektif untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Kepala DPPKB Minut, dr. Jane Symons, M.Kes., yang diwakili oleh Masye Sofie Mekel, SE., menekankan pentingnya program Kampung Keluarga Berkualitas dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. “Program ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Minahasa Utara,” ujarnya.
“Tujuan utama program ini adalah meningkatkan klasifikasi Kampung KB di Kabupaten Minahasa Utara dari dasar menjadi berkembang, berkelanjutan, dan paripurna. Dengan memberdayakan pokja dan poktan, serta pengurus rumah data kependudukan, semua program desa dapat termuat dalam website Kampung Keluarga Berkualitas”, jelas Masye Sofie Mekel, SE.
“DP2KB Kabupaten Minahasa Utara berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung dengan program Kampung Keluarga Berkualitas untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga di Kabupaten Minahasa Utara.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan kualitas keluarga di Kabupaten Minahasa Utara dapat meningkat dan masyarakat dapat hidup lebih sejahtera”, ujar Masye Sofie Mekel, SE.
Kegiatan Pertemuan Kelompok Kerja (PokJa) Kampung Keluarga Berkualitas di Desa Bahoi dihadiri oleh Ketua dan Pengurus Kelompok Kerja Kampung Keluarga Berkualitas, Ketua-ketua Kelompok Kegiatan (PokTan) BKB, BKR, BKL, PIK-R dan UPPKA, Penyuluh KB, Hukum Tua dan Perangkat Desa(.**)
