Anggota DPRD Ifonda Nusah Apresiasi Komitmen Gubernur YSK Soal Listrik 24 Jam di Pulau Gangga dan Talise

Minut – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, secara resmi memimpin pencanangan layanan listrik 24 jam untuk Pulau Gangga dan Talise. Ini merupakan capaian yang signifikan dan dianggap sebagai hadiah kemerdekaan lebih awal bagi warga setempat.

“Hari ini saya penuhi janji sebelum 17 Agustus, dan syukur, lebih cepat dari target  listrik di Pulau Gangga dan Talise kini menyala penuh 24 jam,” tegas Yulius Selvanus saat mengikuti peresmian secara daring dari Wisma Negara Bumi Beringin, Manado.

Sebelumnya, warga hanya menikmati listrik 6 hingga 12 jam sehari, yang kerap menghambat penerangan, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi. Dengan adanya listrik 24 jam, warga dapat melakukan aktivitas dengan lebih leluasa dan nyaman.

“Ini bukan sekadar listrik, ini adalah cahaya harapan. Anak-anak kini bisa belajar kapan saja, dan roda perekonomian akan berputar lebih cepat,” ujar Yulius Selvanus, sembari mengapresiasi kolaborasi erat antara PLN dan Pemerintah Provinsi Sulut.

“Pulau Gangga dan Talise kini tak lagi hanya diterangi matahari di siang hari, tapi juga cahaya listrik yang menyala tanpa henti, menjadi simbol kemajuan dan semangat Sulawesi Utara yang terus bergerak maju,” pungkasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Politisi Partai Gerindra, Ifonda Nusah, SE. menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, yang berhasil memenuhi janjinya untuk menyediakan listrik 24 jam di Pulau Gangga dan Talise, Kabupaten Minahasa Utara.

“Realisasi proses listrik 24 jam di Pulau Gangga dan Talise ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sebelumnya, warga hanya menikmati listrik antara 6 hingga 12 jam per hari, yang membatasi aktivitas masyarakat,” ujar Ifonda Nusah.

Ia mengapresiasi kerjasama antara PLN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang mampu merealisasikan program strategis ini. “Anak-anak bisa belajar lebih leluasa di malam hari dan roda ekonomi bisa terus berputar tanpa hambatan waktu. Ini jelas meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tambahnya.

Ifonda Nusah menilai langkah ini sebagai bukti nyata bahwa pemerataan pembangunan di Sulawesi Utara bukan sekadar retorika, melainkan sebuah komitmen yang benar-benar dijalankan. “Masyarakat Pulau Gangga dan Talise pernah berjasa dalam membantu proses evakuasi penumpang KM Barcelona 5A, sehingga pantas mendapatkan perhatian dan pembangunan yang setara,” ujar Ifonda Nusah.

Ia menekankan bahwa pembangunan ini bukan hanya soal pembangunan, tapi juga penghormatan atas kontribusi warga Pulau. “Dengan listrik 24 jam, masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan lebih leluasa dan nyaman, serta meningkatkan kualitas hidup mereka,” pungkas Ifonda Nusah.(**)