BITUNG,CELEBESTODAY.Id– Rekaman suara yang diduga melibatkan seorang oknum perwira menengah TNI AL viral di media sosial dan memicu beragam reaksi dari masyarakat. Dalam rekaman tersebut, terdengar pernyataan yang dinilai sebagian pihak bernada kedaerahan dan menyinggung warga asal Jawa.
Oknum yang disebut sebut dalam rekaman itu diduga merupakan Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., selaku Dansatrol Kodaeral VIII. Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang membenarkan identitas suara dalam rekaman tersebut.
Sejumlah warga dan tokoh masyarakat menyayangkan isi percakapan yang beredar. Mereka menilai pernyataan tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman antarsuku serta mengganggu keharmonisan sosial di Sulawesi Utara.
Dalam potongan rekaman yang beredar,terdengar ucapan yang menyinggung keberadaan warga dari luar daerah, termasuk penyebutan “orang Manado” dan “dari Jawa”. Pernyataan itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial dan menuai kritik dari berbagai kalangan.
Beberapa perwakilan warga Jawa di Bitung meminta agar persoalan tersebut ditindaklanjuti secara bijak dan transparan. Mereka berharap ada klarifikasi resmi guna menghindari berkembangnya spekulasi di tengah masyarakat.
Selain menyinggung persoalan kedaerahan, rekaman itu juga memuat pembahasan terkait dugaan aktivitas BBM ilegal. Namun sejumlah pihak menilai cara penyampaian dalam rekaman tersebut dapat menimbulkan kesan generalisasi terhadap kelompok tertentu.
Kalangan mahasiswa dan pengamat sosial di Sulawesi Utara turut meminta agar aparat terkait melakukan penelusuran terhadap isi rekaman yang viral tersebut. Mereka menekankan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kodaeral VIII maupun Pusat Penerangan TNI AL belum memberikan keterangan resmi terkait rekaman yang beredar luas di media sosial.(Tim)
