Pemkab dan Polres Minut Gelar Apel Tanggap Darurat Dampak El Nino dan Karhutla

celebestoday.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut)  bersama Polres Minahasa Utara memperkuat kolaborasi menghadapi ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan akibat El Nino. Penguatan itu ditandai dengan apel pasukan tanggap darurat di Lapangan Mako Polres Minut, Selasa, 4 Agustus 2026.

Bupati Minahasa Utara DR. Joune Ganda, SE., MAP., M.M., M.Si memimpin upacara tersebut. Dalam amanatnya, Bupati membacakan pesan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Irjen. Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H.

“Hari ini kita menggelar apel bukan untuk menghadapi potensi, melainkan menghadapi realitas. Berdasarkan data ilmiah dari BMKG, wilayah kita telah resmi memasuki dampak El Nino dengan intensitas kuat hingga sangat kuat,” ujar Bupati Joune Ganda.

Ia menegaskan penurunan curah hujan di bawah normal bukan hanya persoalan cuaca panas. Dampaknya menyasar ketahanan pangan, ketersediaan air bersih rumah tangga, hingga roda perekonomian daerah.

Menindaklanjuti instruksi Presiden RI, Bupati meminta seluruh perangkat daerah bergerak proaktif dan tidak bekerja dalam sekat sektoral.

“Sesuai instruksi Presiden, kita harus bergerak proaktif. Kita tidak boleh bekerja di dalam sekat-sekat, tetapi harus tanggap bencana El Nino. Ini menuntut kerja kolektif, cepat, dan disiplin,” katanya.

Dalam sambutan itu Bupati menyampaikan tiga langkah strategis utama yang harus dijalankan secara masif:

Pencegahan karhutla,  memberantas titik api dan melarang pembukaan lahan dengan cara membakar hutan.

Penguatan personel, meningkatkan kesiapan personel dan pasukan pemantau titik panas.

Ketahanan pangan dan air, mengaktifkan kembali Satgas Pangan berkoordinasi dengan Bulog untuk mengamankan stok beras dan menjaga stabilitas harga bahan pokok. Untuk air, Dinas PU dan PDAM diminta mengawal ketat distribusi air konsumsi warga serta membangun sumur bor di titik-titik yang mengalami kelangkaan.

Bupati juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air dan menjaga lingkungan agar tidak terjadi kelalaian yang memicu kebakaran.

“Ujian iklim ini memang berat, namun dengan ketangguhan dan semangat gotong royong kita akan jauh lebih kuat. Mari kita kerahkan seluruh sumber daya, pengabdian, dan komitmen agar seluruh warga di Sulawesi Utara, termasuk di Minut, mampu menghadapi musim kering ini dengan aman, sehat, dan selamat,” tegas Joune Ganda.

Sebelum apel, Bupati bersama Wakapolres Minut Kompol Thely Mawidingan, S.E melakukan pemeriksaan pasukan. Apel diikuti unsur Kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD, dan Damkar di Markas Kepolisian Resor Minahasa Utara.

Pemkab Minut menyatakan apel ini menjadi langkah awal konsolidasi lintas sektor agar respon terhadap dampak El Nino berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran. (**)