Minut – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menyatakan dukungan penuh terhadap permohonan hibah tanah untuk pembangunan pangkalan Badan SAR Nasional (Basarnas) Sulawesi Utara di Desa Bulutui, Kecamatan Likupang Barat.
Wakil Ketua DPRD Minut, Edwin Nelwan, mengatakan pihaknya bersama Komisi I dan Komisi III sangat mendukung rencana tersebut karena dinilai membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Bupati sudah menyetujui dan sudah melakukan tahapan-tahapan terkait objek tanah yang dimaksud. Kami DPRD bersama Komisi Satu dan Komisi Tiga sangat mensuport permohonan hibah tanah dalam pembangunan pangkalan Basarnas di Desa Bulutui,” ujar Edwin Nelwan dari Fraksi Golkar usai Rapat Dengar Pendapat, Senin, (18/05).
Menurutnya, wilayah Likupang di Kabupaten Minahasa Utara merupakan daerah yang rawan bencana. Keberadaan pangkalan Basarnas di Desa Bulutui diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan efektivitas penanganan darurat, baik di laut maupun di darat.
“Kabupaten Minahasa Utara, khususnya wilayah Likupang, rawan bencana. Dengan adanya rencana pembangunan pangkalan Basarnas di Desa Bulutui, ini akan membawa dampak positif bagi Minahasa Utara, tentunya bagi masyarakat. Apalagi menyangkut keselamatan di laut dan darat,” katanya kepada awak media.
Edwin menambahkan, seluruh proses hibah lahan dilakukan sesuai regulasi yang berlaku. Pihak eksekutif telah menjalankan tahapan persiapan objek yang akan dihibahkan, dan dokumennya nantinya disampaikan ke DPRD Minut. Ia juga berharap kehadiran pangkalan ini dapat menjadi berkat bagi daerah sekitar.
Ia mengajak masyarakat dan pelaku usaha di wilayah tersebut untuk mendukung rencana pembangunan pangkalan Basarnas Sulut, karena dinilai memberi manfaat langsung bagi keselamatan warga.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Manado, George L.M. Randang, S.IP, M.A.P, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD Minut. Ia menjelaskan, hibah lahan diperlukan agar Basarnas Sulut dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan maksimal dalam merespons permintaan dan laporan masyarakat.
“Kami melihat Desa Bulutui di Kabupaten Minahasa Utara sangat strategis untuk dibangun pangkalan Basarnas. Tentunya kami akan mengedukasi dan memberikan penguatan kapasitas tentang bagaimana memberikan pertolongan kepada masyarakat,” ujar George.
Pembangunan pangkalan ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan SAR di wilayah utara Sulawesi Utara yang memiliki garis pantai panjang dan potensi bencana alam cukup tinggi. (enol)
