Raih Adipura 2024, Pangkerego : DisPar Konsisten Jaga dan Rawat Kebersihan Destinasi Pariwisata

0
15

Minut – Raih Adipura 2024, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Kadis Dra. Femmy Pangkerego, M.Pd., ME. konsisten menjaga dan merawat kebersihan dengan kerja bakti bersih-bersih Destinasi Wisata Religius Kaki Dian Minahasa Utara, pada Jumat, 08 Maret 2024.

Kadis Dra. Femmy Pangkerego, M.Pd., ME. mengatakan, “Kerja bakti ini utamanya adalah melaksanakan program rutin JGKWL yakni JaGa Kebersihan Wilayah dan Lingkungan dan berupaya memberi contoh kepada masyarakat untuk mengawal bersama kebersihan wilayah dan lingkungan. Kerja bakti ini juga dalam rangka menjelang libur panjang atau cuti bersama ASN. Selain itu, sebagai Aparatur Sipil Negara seharusnya menjadi pelopor kebersihan lingkungan, amat terlebih Kabupaten Minahasa Utara baru saja menerima anugerah Piala Adipura 2024 kategori Kota Kecil”, ujar Kadis Dra. Femmy Pangkerego, M.Pd., ME.

 

“Penghargaan Adipura 2024 yang sangat membanggakan ini adalah wujud apresiasi dan pengakuan Pemerintah Pusat atas komitmen bersama seluruh Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minahasa Utara khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan sejak program JGKWL.

Raihan penghargaan Adipura harus menjadi momentum penting bagi kita semua untuk terus memperjuangkan lingkungan yang bersih dan sehat. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjuangan yang lebih besar untuk menjaga kelestarian alam, terlebih kelestarian alam di Wisata Kaki Dian, destinasi wisata alam kekayaan Kabupaten Minahasa Utara yang harus dijaga keindahan dan kebersihannya”, tukas Kadis Dra. Femmy Pangkerego, M.Pd., ME.

 

Kaki Dian adalah salah satu lokasi wisata religi di Minahasa Utara. Wisata ini berlokasi di kaki Gunung Klabat, gunung tertinggi di Sulawesi Utara. Sesuai namanya, di destinasi wisata ini berdiri menara Kaki Dian raksasa setinggi 19 meter, bercabang tujuh, dengan lampu pada masing-masing ujung. Bagian kaki menara berukuran 8 x 8 meter. Lokasi ini berada di atas ketinggian 620 meter dari permukaan laut. Objek wisata religius ini pun disebut-sebut sebagai menara Kaki Dian terbesar dan tertinggi di dunia. Jalan masuk lokasi ini pun cukup menarik untuk disusuri dengan tanjakan berliku-liku hingga mencapai puncak bangunan menara Kaki Dian. Deretan pegunungan nan hijau dan keindahan alam dari bukit ini bisa dinikmati dari pendopo-pendopo di Kaki Dian ini.

 

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Minut melaksanakan aksi kerja bakti bersih-bersih Destinasi Wisata Religius Kaki Dian dengan melibatkan seluruh jajaran Disparbud dan PUD Klabat bersama Ketua Dewan Pengawas PUD Klabat Steven Tuwaidan.

Pelaksanaan program JGKWL ditetapkan di Kaki Dian, karena diketahui destinasi wisata religius Kaki Dian Minut yang dikelola oleh PUD Klabat ini, sejak dibangun tahun 2011 oleh Pemkab Minut, banyak Event penting dilaksanakan di tempat ini. Diantaranya Festival Klabat dan lomba sepeda gunung yang memiliki track yang ekstrim, digelar di Destinasi Wisata Religius Kaki Dian di Kelurahan Airmadidi Atas Kecamatan Airmadidi ini, yang sudah diperlengkapi dengan sejumlah kios dan pendopi-pendopo serta fasilitas penunjang lainnya yang telah dibangun Pemkab Minut.

Prihal libur dan cuti bersama sepanjang 2024, telah diatur Pemerintah dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri No. 855/2023, No. 3/2023, dan No. 4/2023 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024. Hal ini karena awal puasa Ramadhan 2024 bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu.
Pemerintah menetapkan pada hari Senin, 11 Maret 2024 : Cuti Bersama Libur Nasional dan pada Hari Selasa, 12 Maret 2024 : Cuti Bersama Nyepi Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946.

(Enol)