Program Universal Health Coverage (UHC) “Non Cut Off”, Bupati Joune Ganda Anggarkan 27 Miliar

0
25

Minut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Joune J.E. Ganda, S.E., MAP., M.M., M.Si. dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, S.H., M.H. terus tingkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat dengan menganggarkan dana jaminan kesehatan sebesar Rp. 27 miliar yang dikemas dalam Program Universal Health Coverage (UHC) “Non Cut Off”.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, dr. Stella Safitri, M.Kes. mengatakan, “Daerah yang pertama menerapkan Program UHC “Non Cut Off” adalah Minahasa Utara. Program kesehatan Universal Health Coverage (UHC) “Non Cut Off” diperkenalkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune J Ganda, SE, MAP. MM. MSi dan Kevin W Lotulung, SH. MH. Melalui program tersebut, semua warga Minahasa Utara yang belum memiliki BPJS akan diaktivasi ke BPJS dan langsung dapat menikmati pelayanan kesehatan gratis, demikian juga warga yang memiliki BPJS mandiri tetapi ada tunggakan BPJS, mandiri akan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dengan perjanjian harus melunasi tunggakan tersebut”, jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, dr. Stella Safitri, M.Kes., pada Selasa, 12 Maret 2024.

“Warga yang memiliki BPJS kesehatan mandiri meskipun ada tunggakan ketika dirawat di rumah sakit, akan mendapatkan perawatan gratis, dan warga yang memiliki BPJS mandiri langsung di upgrate ke BPJS pemerintah. Selanjutnya untuk kewajiban pembayaran bulanan akan menjadi tanggungjawab pemerintah dengan syarat, tunggakan harus dibayar oleh pasien. Bisa dengan cara mencicil. Program kesehatan pemerintah akan sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu, mengingat biaya kesehatan ketika dirawat di rumah sakit sangat mahal.

Semua rumah sakit di Kabupaten Minahasa Utara sudah menandatangani kesepakatan dengan Pemkab Minahasa Utara untuk memberikan perawatan gratis. Selain itu, ada beberapa rumah sakit di Manado yang telah sepakat bekerjasama dengan Pemkab Minut untuk melayani pasien yang memiliki KTP Minut, termasuk Rumah Sakit Prof. Kandouw di Manado”, ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, dr. Stella Safitri, M.Kes.

“Bupati Minahasa Utara sangat memperhatikan masyarakat khususnya terkait masalah kesehatan. Itu sebabnya diupayakan untuk mengalokasikan anggaran untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pemkab Minut telah menganggarkan jaminan sebesar Rp. 27 miliar per-tahun untuk mencover BPJS kesehatan masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya Pemkab Minut juga mengalokasikan anggaran sebesar 27 miliar yang ditata lewat APBD tahun 2023. Pelayanan kesehatan untuk masyarakat harus diutamakan. Jadi dalam situasi darurat, faktor kemanusiaan yang harus didahulukan. Pasien harus dilayani lebih dulu baru pihak Dinas Kesehatan melakukan aktivasi peserta BPJS. Program jaminan kesehatan itu, dimaksudkan untuk memberikan perlindungan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh warga Minahasa Utara sekaligus memperkuat sistem jaminan kesehatan nasional”, jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, dr. Stella Safitri, M.Kes.

Data yang disampaikan Dinas Kesehatan Minahasa Utara, Pemerintah telah melayani proses pengaktifan BPJS Kesehatan kepada 11.013 jiwa sejak tanggal 11 Januari 2024 hingga Kamis 7 Maret 2024 dan Informasi kontak person pegawai Dinas Kesehatan dapat ditemukan di rumah sakit yang ada di Minut.

Bagi masyarakat Kabupaten Minut yang ingin mendapatkan informasi mengenai Program UHC Non Cut Off, diminta untuk menghubungi kontak berikut:

– Eke (0813-5653-1999)

– Mona (0822-2070-0472)

– Bony (0851-5611-4437)

(enol)