Bawaslu Minut Gelar Rakor Penyelenggaraan Penanganan Pelanggaran Pemungutan dan Perhitungan Suara dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024

0
29

Minut – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Minahasa Utara menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Penanganan Pelanggaran Pemungutan dan Perhitungan Suara Dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024, yang di selenggarakan di Hotel Sutanraja Minut, pada Kamis, 08 Februari 2024.

Menjelang masa tenang Pemilu 2024 yang rawan konflik, politik uang dan netralitas ASN,Bawaslu Minut hadirkan dosen dan peneliti sebagai pemateri kepada para pengawas kecamatan (panwascam), Bawaslu menghadirkan dua narasumber, Neni Kumayas sebagai dosen, yang juga mantan Ketua Panwaslu Bolmong 2016-2017 dan Steven Sumolang Peneliti BRIN.

Neni Kumayas kepada Panwascam mengatakan, “Tidak lama lagi masa tenang, yang harus diantisipasi politik uang dan netralitas ASN. Di masa tenang politik uang dan netralitas ASN harus diwaspadai. Pergerakan pemerintah desa harus diawasi. Saya pernah temukan saat masa tenang sampai hari H, rawan politik uang”, ujar Neni Kumayas.

“Rawan juga di daftar pemilih tambahan dan yang akan mencoblos dua kali. Hal-hal ini pasti akan banyak ditemukan”, ujar Neni Kumayas.

Steven Sumolang mengatakan, “Bicara politik sangat rawan konflik. Dua hal bisa terjadi, pencurian data dari aplikasi dan penyelenggara dan money Politik. Dengan begitu partai politik (parpol) seharusnya mencari calon legislatif (caleg) yang berkualitas. Sebenarnya parpol itu harus cari pemain atau caleg yang betul-betul berkualitas bukan hanya karena ada uang”, tukas Steven Sumolang

(enol)