Bupati Joune Ganda Optimis Produk UMKM Minut Tembus Pasar Internasional Lewat Kriyanusa 2026

Celebestoday.id- Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda menegaskan komitmennya untuk mendorong produk kerajinan dan ekonomi kreatif asal Minahasa Utara menembus pasar nasional hingga internasional.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau stand Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Minahasa Utara pada Pameran Kerajinan Nusantara (Kriyanusa) 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (27/9/2026).

Didampingi Ketua Dekranasda Minut Rizya Ganda Davega dan Kepala Dinas Perindustrian Minut, Joune Ganda tampak antusias melihat produk unggulan binaan Dekranasda, mulai dari Batik Wanua, fesyen kain khas daerah, hingga kerajinan berbahan daur ulang plastik, kayu, dan turunan kelapa yang sarat kearifan lokal.

“Karya perajin kita kualitasnya luar biasa dan punya daya saing tinggi. Tugas kita adalah mendampingi mereka agar produk lokal ini tidak hanya jadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi mampu melangkah ke panggung global,” ujar Joune Ganda.

Bupati menilai, Kriyanusa bukan sekadar ajang pameran, melainkan momentum strategis untuk memperluas jejaring pemasaran dan membuka akses pasar bagi pelaku UMKM.

“Di balik setiap produk ada cerita, warisan leluhur, dan identitas Minahasa Utara. Nilai historis dan kultural inilah yang harus kita rawat di tengah arus modernisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Minut Agnes Tumangkeng mengatakan keikutsertaan Minut tahun ini fokus mempromosikan IKM unggulan daerah.

“Kami membawa Batik Wanua, kerajinan daur ulang plastik, kayu, dan produk turunan kelapa sebagai unggulan,” jelas Agnes.

Ia juga mengapresiasi peran Dekranasda Minut di bawah pimpinan Rizya Ganda Davega yang konsisten membina perajin lokal.

Kriyanusa 2026 mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” dan berlangsung pada 26-30 September 2026. Pameran diikuti 415 kabupaten/kota se-Indonesia dengan berbagai rangkaian acara seperti peragaan busana, talkshow, lokakarya, dan kompetisi kriya kreatif.

“Minahasa Utara punya potensi budaya dan kriya yang tidak ada habisnya. Mari dukung dan bangga menggunakan produk lokal. Dari Minahasa Utara, kita persembahkan karya terbaik untuk Indonesia dan dunia,” tutup Joune Ganda. (**)