Stendy Rondonuwu Tegaskan DPRD Minut Akan Kawal Aspirasi Warga Sampiri

Minut – Puluhan masyarakat Desa Sampiri mendatangi Gedung Rakyat DPRD Minahasa Utara (Minut) pada hari ini untuk menyampaikan keluhan terkait kinerja Hukum Tua Jerry Nelwan.

Kedatangan masyarakat Desa Sampiri diterima oleh Anggota DPRD Kabupaten MinahasaUtara, Stendy Rondonuwu, Selasa (10/03/2026).

Mereka menuntut agar DPRD Minut mengawal pembangunan di desa mereka dan mengusut kinerja Hukum Tua Jerry Nelwan.

Edward Walangitan, perwakilan masyarakat Desa Sampiri, mengatakan bahwa mereka sangat tidak puas dengan kinerja Hukum Tua Jerry Nelwan dan pejabat sebelumnya sejak tahun 2022. “Kami mewakil masyarakat Desa Sampiri bersama dengan keterwakilan ada kurang lebih 40 orang, kami datang di tempat ini terkait kinerja Plt Hukum Tua yang kinerja dinilai sangat buruk oleh masyarakat,” ujarnya.

Anggota DPRD Minahasa Utara Stendy Stentje Rondonuwu dari Partai Demokrat mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi Satu yang membidangi Pemerintahan.

“Salah satu tugas pokok DPRD adalah menerima aspirasi masyarakat. Saat ini, saya menerima keluhan masyarakat terkait kinerja Pejabat Hukum Tua Desa Sampiri, Jerry Nelwan, baik sekarang maupun sebelumnya. Kami tidak bermaksud mengambil keputusan benar atau salah, tapi akan menindaklanjuti keluhan ini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi Satu yang membidangi Pemerintahan.

Kami akan memanggil Plt Hukum Tua yang sementara menjabat dan Plt Hukum Tua sebelumnya bersama pihak-pihak yang terkait, seperti Dinas PMD, Camat Airmadidi, dan Inspektorat,” katanya.

Dewan akan mengagendakan RDP tersebut secepatnya dan akan terus mengawal apa yang menjadi kepentingan masyarakat. “Ini sudah masuk agenda DPRD dan kami akan terus mengawal apa yang menjadi kepentingan masyarakat,” jelas Stendy Rondonuwu, anggota DPRD dari Partai Demokrat.

Masyarakat Desa Sampiri berharap agar DPRD Minut dapat menyelesaikan masalah ini dan memastikan bahwa pembangunan di desa mereka berjalan dengan baik dan transparan. (**)